Mari melihat ulang segala hal, mari berfikir ulang, mari lakukan ulang. Karena segalanya akan sangat berbeda ketika kita mengulangnya.

10 Cara unik mempelajari hal- hal baru



10 Cara unik mempelajari hal- hal baru

 

Kita semua memiliki banyak kebutuhan. Baik itu kebutuhan primer yang harus segera di penuhi ataupun kebutuhan sekunder dan tertier yang bisa menunggu. Namun dibalik itu, selalu  saja kebutuhan itu menuntut keahlian khusus yang harus dikuasai agar memudahkan kita dalam pemenuhannya. Itulah kenapa kita harus terus belajar hal- hal baru yang belum kita mengerti. Tapi bagaimana caranya mudahnya mempelajari hal- hal baru itu?

Saat masih disekolah dasar tentu kita sering mendengar ungkapan dari guru- guru kita yang mengatakan; ‘tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina’. Bagi kita yang tidak tahu seberapa jauh Cina itu mungkin kita akan setuju untuk menuntut ilmu sampai kesana.  Tapi ternyata bagi yang sudah pernah ke sana, Cina mungkin bukanlah negeri yang jauh. Karena masih ada Rusia atau Alaska yang lebih jauh. Artinya adalah pengetahuan atau ilmu tidak pernah mengenal batasan. Seperti misalnya ketika kita makan. Hari ini makan besok makan dan tidak mungkin kita mengatakan ‘oke, minggu depan aku akan berhenti makan sampai seterusnya’. Kita tidak akan bisa seperti itu. Meskipun dipaksakan, malah kita yang akan dapat masalah.



3 Kelebihan orang malas

Mereka mengamati segala sesuatu dengan baik dan merencanakan segalanya dengan matang. Seperti misalnya ketika mereka harus berangkat ke bandara. Sama seperti orang lain, mereka akan memikirkan apa yang mereka bawa, berapa waktu yang diperlukan untuk siap- siap, berangkat, dan lamanya mereka bepergian. Hanya saja yang membedakan mereka dengan orang lain, mereka melakukan persiapan itu sejak jauh- jauh hari sebelum waktu keberangkatan. Sehingga ketika waktu keberangkatan sudah dekat mereka hanya tinggal bermalas- malasan menikmati.... Baca selengkapnya
 




Kehidupan selalu menuntut hal- hal baru untuk dipenuhi. Terlebih kita sudah memasuki jaman modern dimana segalanya berjalan dengan cepat. Informasi dari Bulgaria yang kita tidak tahu ada dimana bisa sampai di depan mata kita yang ada di Semarang hanya dalam hitungan menit. Segalanya sangat cepat dan jika kita tidak ikut cepat justeru kita yang akan terlindas. Perkembangan hidup sama seperti ombak yang ada di laut. Setiap kita mampu melewati satu ombak akan selalu ada ombak baru yang datang menghampiri. Dia tidak akan pernah berhenti.
Itulah kenapa kebutuhan akan ilmu dan pengetahuan baru selalu menjadi kebutuhan primer. Tidak pernah berhenti mengenal dan belajar adalah salah satu hal yang wajib dilakukan. Karena dari sana kemudian akan datang pertumbuhan bahkan evolusi. Tapi bagaimana caranya agar kita tidak mangalami kesulitan dalam mempelajari hal- hal baru itu? Inilah cara ampuhnya!
Ide tulisan ini saya dapatkan dari Google Pocket yang coba saya tuliskan berdasarkan cara saya sendiri. The only technique to learn something new ini ditulis oleh James Altucher yang dipublikasikan di boingboing.net. Cara ini termasuk cara yang sangat penting dilakukan oleh masing- masing dari kita agar kita semua tahu bahwa ‘segala hal menuntut pengetahuan dan cara’. Dan berikut adalah langkah- langkah menariknya:

1.       Cinta
Cinta adalah segalanya. Mungkin itu adalah ungkapan yang cocok dalam hal ini. Karena semua akan sangat menyenangkan jika dilakukan dengan cinta. Dengan cinta kita akan melakukan segalanya dengan tulus dan sepenuh hati karena kita meyakini bahwa itulah sumber kebahagiaan kita. Bahkan dengan adanya cinta, kita selalu siap melakukan apapun walaupun tidak dapat balasan seperti uang dan semacamnya. Jadi, hal utama yang harus kita lakukan ada tentukan apa yang sebenarnya kita cintai. Jangan sampai kita melakukan hal yang tidak pernah kita sukai. Tidak akan ada ketulusan jika kita mengerjakan hal yang tidak kita cintai.

2.       Baca
Membaca membuka dunia. Dengan membaca kita akan mengetahui bahwa dunia ini sebenarnya adalah tempat yang luas dan sangat banyak hal yang kita tidak kita ketahui. Dan cara ampuh untuk mengetahuinya adalah dengan cara membaca. Tahukah kamu kalau dunia ini berasal dari tulisan? Yapppp!!!! Dari mana kita tahu dimana letaknya kutub bumi? Dari mana kita tahu siapa itu Jenghis Khan? Dari mana kita tahu siapa presiden pertama Negara ini? Jawabannya hanya satu; tulisan. Kita membaca itu semua dari buku- buku pelajaran yang terdiri dari tulisan- tulisan saat masih di sekolah dasar dahulu kala. Jadi, jika kita memutuskan untuk mempelajari hal- hal baru yang harus kita lakukan adalah membaca. Tapi menurut saya, di jaman modern ini, menonton video juga termasuk membaca. Karena ada beberapa hal yang akan sulit dimengerti jika kita hanya membaca teorinya saja.

3.       Coba. Tapi jangan terlalu memaksakan diri.
Jika kita mencintainya, kita sudah mengenalnya dengan baik, selanjutnya adalah mencobanya. Kita sangat mencintai kegiatan memasak, kita sudah mempelajari jenis- jenis masakan dari berbagai daerah, kita sudah mengenal bumbu- bumbu serta kegunaannya, bahkan kita sudah sangat akrab dengan alat- alat memasak, selanjutnya tinggal mencoba. Tapi karena ini masih tahap awal, jadi jangan lakukan dengan terlalu berat saat mencoba.
Seperti misalnya kita hendak belajar membuat Pizza ala Itali. Kita sudah tahu alat apa saja yang digunakan, kita sudah memiliki bumbu- bumbu apa saja yang dibutuhkan, kita sudah tahu secara teori bagaimana cara memasaknya, jadi kita sekarang hanya perlu mencobanya. Tapi jangan mencoba terlalu keras. Karena teori selalu terikat dengan keterampilan, jadi meskipun kita sudah mengikuti 100% teorinya namun hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan itu menandakan bahwa keterampilan kita membutuhkan waktu lebih lama untuk berkembang. Dan jika itu benar- benar terjadi, jangan pernah memaksakan kehendak. Belajarlah secara bertahap. Jika kita memaksakan kehendak dan tetap tidak mendapatkan hasil yang di harapkan justeru akan membuat kita frustrasi, menyerah, dan berhenti belajar. Itu akan menjadi bencana.

4.       Cari guru. Belajar dari pengalaman orang lain
Cara ampuh selanjutnya untuk mempelajari hal- hal baru adalah mempelajari pengalaman orang lain. Dalam artian; carilah guru. Orang yang lebih berpengalaman justeru akan memberikan kita lebih banyak masukan. Karena pengalaman adalah guru yang paling bijak dan hanya bisa didapatkan ketika kita sudah mencoba, maka dari seorang guru kita akan mendapatkan masukan- masukan yang sangat berguna dalam perkembangan kita.
Katakanlah seperti misalnya kita hendak mempelajari cara memasak telur mata sapi. Dalam teori yang kita pelajari mungkin terlihat sangat mudah. Karena kita hanya perlu memanaskan wajan, memecahkan telur diatas wajan, tunggu sampai matang. Telur mata sapi sudah jadi. Tapi semua akan sangat berbeda ketika kita belajar dari seorang guru yang sudah berpengalaman. Karena bisa jadi dia juga akan mengajari kita cara memilih telur, beli di toko yang mana, seberapa besar api yang dibutuhkan, apakah perlu menambahkan garam dan merica juga, atau cara bagaimana membuat telur mata sapi yang bulat sempurna seperti di restoran bintang lima. Dari teori kita hanya mendapatkan 5 hal tapi dari seorang guru kita bisa mendapatkan lebih dari 25 hal baru. Jadi, carilah guru dan belajarlah dari pengalamannya.


 4 Langkah bangkit dari kekecewaan
Terkadang kekecewaan adalah hal yang memang harus terjadi agar kita bisa mengambil pelajaran darinya. Hanya saja pelajaran tersebut terkadang tidak bisa kita ambil manakala apa yang sudah terjadi sangat kita sesali. Penyesalan hanya kan menjadikan kita jatuh lebih dalam kedalam kekecewaan. Tempat yang sangat tidak nyaman, gelap, dingin, dan sangat menyakitkan. Tapi dibalik itu semua, kekecewaan adalah... Baca selengkapnya


5.       Pelajari sejarahnya.
Jangan hanya mempelajari apa yang sudah ada. Ternyatakita juga harus mempelajari sejarah dari segala sesuatu yang ingin kita pelajari. Karena terkadang essensi dari sesuatu hanya bisa kita dapatkan jika kita mempelajarinya dari awal. Katakanlah seperti kita hendak membuat sebuah mobil. Jika kita hanya mempelajari mobil ‘masa kini’ mungkin kita hanya terpaku bahwa mobil harus canggih dan sporty. Karena itu gambaran mobil saat ini. Tapi ketika kita mempelajari sejarah mobil, kita akan tahu lebih banyak apakah fungsi dari sebuah mobil, cara bekerja mesin- mesinnya yang sederhana, juga perkembangan dari masa- ke masa. Perkembangan dari awal sampai akhir adalah hal yang penting karena kita akan tahu dimana letak perubahan, kenapa bisa dirubah, serta teknologi apa yang digunakan.

6.       Kerjakan proyek yang mudah
Inilah saatnya mencari klien. Jika memang dirasa kita sudah mampu menguasai beberapa hal dari apa yang sedang kita pelajari, inilah saatnya kita mencari tantangan baru. Klient adalah salah satu contohnya. Seorang klient adalah sosok yang akan memberikan kita hal- hal baru. Dia akan memberikan kita tantangan untuk bekerja secara disiplin, rapi, bersabar, serta dia akan memberikan kita tantangan yang jika kita berhasil melewatinya, kita akan mendapatkan penghargaan darinya. Tapi sebenarnya penghargaan bukanlah hal utama yang harus dicapai. Yang harus dicapai adalah pengalaman bekerja sama dengan orang lain. Dan hal lain yang harus diperhatikan, terpenting, adalah lakukan project yang mudah- mudah dahulu. Jangan terlalu terobsesi dengan penghasilan yang besar. Karena itu akan menjadi kesulitan tersendiri bagi kita kelak karena kemampuan kita yang masih terbatas. Lakukanlah segalanya secara bertahap dan perlahan- lahan. Bahkan seorang Micheal Jordan tidak langsung berlaga di NBA saat mulai belajar bola basket. Semua membutuhkan waktu. Waktu itulah yang akan mengajarkan kita banyak hal. Proses yang utama.

7.       Pelajari apa yang sudah kita pelajari
Ini adalah tahap evaluasi. Setelah kita sudah memahami apa yang sudah kita pelajari dan sudah praktek maka tahap selanjutnya adalah menganalisa apa yang sudah kita lakukan. Seperti misalnya mengevaluasi apa saja yang sudah dipahami dan mana yang belum, seberapa akurat teori yang dipelajari dengan keadaan di lapangan, serta hal- hal lainnya. Meskipun kita memiliki kendala atau permasalahan pada saat praktek, setidaknya dengan evaluasi kita bisa mendapatkan solusi atau cara agar kesalahan itu tidak terulang lagi di waktu besok.



8.       Kita adalah rata- rata dari orang disekitar kita
Apakah kita original? Apakah kita benar- benar diri kita sendiri dan tidak ada pengaruh dari kehidupan orang lain? Faktanya tidak. Tidak ada masing- masing dari kita yang bener- benar ‘original’. Setiap dari kita pasti memiliki sosok, setidaknya satu, yang mempengaruhi kehidupan kita. Seperti mempengaruhi gaya berbicara, gaya berbusana, gaya berjalan, gaya tertawa, atau apapun itu yang kita anggap menarik dari orang lain dan kita coba menirukannya. Ini artinya, peluang yang kita miliki adalah sama dengan orang lain yang kita tirukan.
Jika kita terinspirasi dari sosok Bill Gates dalam berkarya dalam hidup itu sama saja kita memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan apa yang didapatkan oleh Bill Gates. Walaupun tentu saja tidak persis sama dengan apa yang dia dapatkan. Tapi setidaknya, dari hal itu, kita bisa tahu bagaimana cara Bill Gates berusaha, kegagalan apa saja yang dilakukannya, dan inspirasi apa yang menyebabkannya terus berusaha hingga bisa sukses.

9.       Lakukan lebih sering
Tahap selanjutnya adalah lakukan apa yang kita pelajari sesering mungkin. Memang banyak orang berkata bahwa kualitas lebih utama dibandingkan jumlah. Namun pada awalnya, jumlah adalah hal yang utama dibanding kualitas. Karena dengan jumlah yang banyak kita bisa tahu perkembangan apa saja yang kita dapatkan hingga akhirnya kita bisa menentukan standart kualitas kita sendiri. Jadi, lakukanlah sesering dan sebanyak mungkin.

10.   Percaya diri
Jangan takut untuk menjadi berbeda. Walaupun mungkin kita memiliki kesamaan dengan orang lain pada awalnya dan menjadi sangat berbeda pada akhirnya. Jangan pernah merasa bersalah ataupun takut untuk melanjutkan apa yang sudah kita miliki meskipun dengan perbedaan yang kita miliki menjadikan orang lain tidak suka atau bahkan membenci. Perbedaan bukanlah sesuatu yang buruk dan harus dihindari. Karena mungkin perbedaan yang kita miliki adalah apa yang selama ini sedang dicari oleh banyak orang diluar sana.
Kita semua tahu bahwa di jaman modern seperti sekarang ini segalanya menjadi sangat cepat. Mobilitas kita dalam keseharian, tuntutan penyelesaian sebuah pekerjaan, perputaran uang, bahkan mode. Jika kita adalah satu orang yang berbeda diantara sepuluh orang yang sama, jangan berkecil hati. Mungkin saat ini sembilan orang teman kita itu sedang banyak dikagumi orang. Tapi itu tidak akan berlangsung lama. Siapa tahu orang- orang akan cepat bosan dan mencari sesuatu yang ‘berbeda’ dan saat itulah mereka akan mencari kita. Hampir masing- masing dari kita selalu ingin memiliki sesuatu yang unik dan berbeda yang dapat mencirikan diri kita sendiri. Jadi jangan pernah minder dengan perbedaan yang kita miliki. Biarkan itu menjadi ‘style’ atau ‘image’ untuk kita dan biarkan waktu yang merubah segalanya. Just stay on the line.

Kebutuhan akan perubahan selalu meningkat dari waktu ke waktu. Mungkin karena orang jaman sekarang adalah tipe orang yang cepat bosanan atau suka akan tantangan baru. Untuk itulah setiap dari kita selalu membutuhkan ide- ide segar untuk melakukan sesuatu agar tidak terlindas lalu mati. Karena kehidupan pada jaman modern ini sama seperti sungai yang beraliran air deras. Jika kita enggan mengikutinya, sama saja kita memilih menjadi batu untuk dilemparkan ke sungai itu. Kita akan tenggelam dan terlupakan. Tapi jika kita mengikuti perkembangan yang ada, sama saja kita seperti memilih untuk menjadi kayu untuk dilemparkan. Tidak akan tenggelam dan justeru menjadi inspirasi orang lain untuk membuat kapal.

Rennata62

0 komentar:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Saran/ Kritik Kirimkan Ke

rennataheri9@gmail.com

Copyright © Rennata62 | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com